Media Kapas Iqra

Kasatreskrim Berikan Materi Anti-Bullying di Kegiatan Pesantren Kilat: Langkah Nyata Cegah Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Redaksi: kapasiqra.com | August 29, 2024

PENDIDIKAN- Dalam upaya mencegah dan mengurangi kasus bullying, Kasatreskrim Buru, I Kadek Dwi Pramartha Putra, S.T.K., S.I.K., M.H. memberikan materi khusus kepada mahasiswa baru di kegiatan pesantren kilat yang digelar oleh Universitas Iqra Buru. Kegiatan ini, berlangsung pada Kamis, 29/8/2024.

Ini menjadi bagian dari peran kepolisian untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan.

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, I Kadek Dwi Pramartha Putra menyampaikan betapa pentingnya menghargai sesama dan menciptakan suasana yang harmonis di dalam lingkungan Perguruan Tinggi dan masyarakat.

“Bullying bukan hanya melukai fisik, tapi juga mental. Ini bisa berdampak serius pada masa depan korban. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menghentikan perilaku ini,” ujarnya tegas.

Dalam materi yang disampaikan, Kasatreskrim menekankan bahwa bullying merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana. Ia juga mengajak para mahasiswa baru untuk berani melaporkan segala bentuk kekerasan yang mereka alami kepada pihak berwenang.

Panititia Bidang Acara & Dakwah, Susiati, S.Pd., M.Hum. Mengapresiasi langkah & muatan materi yang dipaparkan Kasatreskrim yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan mahasiswa baru.

“Kehadiran Kasatreskrim memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa baru tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Kami berharap ini dapat mengurangi bahkan menghentikan kasus bullying di lingkungan Perguruan Tinggi,” katanya.

Selain memberikan materi, Kasatreskrim juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para peserta, mendengarkan pertanyaan mereka dan pengalaman bullying, serta kekerasan yang mungkin mereka pernah alami.

Dengan adanya materi terkait bullying yang di masukan dalam kegiatan pesantren, diharapkan para mahasiswa baru dapat memperoleh pemahaman baru dan merasa lebih aman, serta terhindar dari segala bentuk kekerasan dan bullying yang bisa merusak masa depan mereka.(*)

Editor: M. Rusdi

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Melihat Indonesia dari Pelosok untuk Pemilu 2024

Melihat Indonesia dari Pelosok untuk Pemilu 2024

Oleh: A.R.Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Komunikasi Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) OPINI- Kepimpinan bangsa secara nasional pada level jabatan Presiden telah

OPINI: PJ Bupati Buru Baru, Ada Harapan Baru Untuk Bupolo

OPINI: PJ Bupati Buru Baru, Ada Harapan Baru Untuk Bupolo

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Tanah Bupolo Kabupaten Buru kedatangan PJ Bupati

Kepala Desa Parbulu, Menyambut Kedatangan Peserta Mahasiswa KKN UNIQBU

Kepala Desa Parbulu, Menyambut Kedatangan Peserta Mahasiswa KKN UNIQBU

BURU- Mahasiswa Universitas Iqra Buru (UNIQBU) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (24/02/2024).

OSIS SMA Neg. 3 Buru, Hadirkan Wakil Dekan FAI UNIQBU Sebagai Narasumber di Kegiatan LDK

OSIS SMA Neg. 3 Buru, Hadirkan Wakil Dekan FAI UNIQBU Sebagai Narasumber di Kegiatan LDK

Kapasiqra.com - Melahirkan pemimpin masa depan harus dilakukan dan perlu di orientasikan kepada generasi muda, lebih khusus kalangan pelajar pada

OPINI: Fenomena Banjil di Desa Bara, Siapa Mau Help?

OPINI: Fenomena Banjil di Desa Bara, Siapa Mau Help?

PENULIS: Abd Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I (Dosen Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Perkampungan bagai lautan, bukan sekedar genangan, justru

Destinasi Wisata di Yogya Tetap Buka Saat Libur Nataru

Destinasi Wisata di Yogya Tetap Buka Saat Libur Nataru

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, menyebut destinasi wisata di daerah ini tetap beroperasi saat libur Natal dan

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

DRAMA-DRAMA menjelang Pemilu 2024 menguatkan kekhawatiran tentang rentannya (vulnerability) demokrasi di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia dikejutkan oleh gagasan penundaan pemilu, juga

OPINI: Kampus Sebagai Instrumen Pemahaman & Praktik Ideologi Pancasila

OPINI: Kampus Sebagai Instrumen Pemahaman & Praktik Ideologi Pancasila

Penulis: M. Rusdi, M.Pd. (Dosen Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Pancasila lahir dengan diawali adanya pembentukan dan sidang Badan Penyelidik Usaha

Pilihan Caleg yang Tepat di Pemilu 2024

Pilihan Caleg yang Tepat di Pemilu 2024

Oleh: Ali Rumatiga OPINI- Kerja politik sudah harus dimaknai yang sebenarnya, bukan saat musim politik seorang figur menampakkan diri untuk

Dialog Budaya “Kerjasama Koordinator Program dan SKK UNIQBU”

Dialog Budaya “Kerjasama Koordinator Program dan SKK UNIQBU”

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Eksistensi budaya merupakan identitas kedaerahan yang tidak terlepas dari