Media Kapas Iqra

GPS Serahkan Jabatan Ketum PKN ke AU

Redaksi: kapasiqra.com | June 5, 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika (GPS) membuat keputusan mengejutkan, Ia berencana menyerahkan jabatan ketua umum partainya kepada Anas Urbaningrum (AU) .

Hal itu disampaikan GPS ke media di Jakarta hari ini. “Dengan ketulusan hati, dengan keikhlasan jiwa Saya telah bersiap menyerahkan jabatan ketua umum PKN kepada Mas Anas,” kata GPS yang juga mantan ketua Komisi 3 DPR RI ini.

Dijelaskannya, dirinya yakin di target etape ketiga ini PKN akan lebih cepat akselerasinya jika di pimpin oleh sosok politisi berdarah dingin seperti AU. “Etape pertama lolos Kumham, etape kedua lolos KPU dan kini etape ketiga setengah jalan masih saya, nanti setelah Mas Anas bebas murni menjalani CMB (Cuti Menjelang Bebas) akan saya serahkan jabatan ketua umum saya kepada Beliau. Sekarang saya masih tuntaskan secara maksimal, ” kata GPS yang juga pernah menjadi anggota DPD RI tersebut.

Perkiraan GPS, pertengahan bulan Juli nanti proses itu sudah bisa berjalan. “Kami akan membuat konsep dwi tunggal sebagai bentuk value politik yang mengedepankan persahabatan, perjuangan bersama dan jauh dari nuansa rebutan rebutan kekuasaan di internal. Saya ingin membangun kultur politik bahwa dalam politik bukan haus jabatan yang harus ditampilkan, tetapi bagaimana mengatur formasi agar ide dan gagasan bisa berjalan dengan maksimal. Sebab politik itu kontestasi ide gagasan kebangsaan, ” kata mantan ketua Badan Kehormatan DPD RI tersebut.

Dijelaskannya juga, dirinya sudah bertemu berdua dengan Anas dan sudah meminta langsung kesediaan memimpin PKN. “Saya sudah bertemu, dan nanti dalam waktu dekat usai urusan pencalegan, Saya juga akan ajak semua Kapimda bertemu langsung secara khusus dan pertengahan Juli nanti segera dilakukan peralihan,” katanya.
Ketika ditanya setelah jadi Ketum akan menempati posisi apa di partai, GPS mengatakan posisi tidak penting baginya. “Yang pasti posisinya mengawal agar Mas AU bisa maksimal memimpin PKN ke depannya, ” kata politisi yang juga advokat ini.

GPS mengilustrasikan PKN seperti istana negara di IKN. “Arsiteknya orang Bali yaitu Seniman Nyoman Nuartha, tetapi yang memimpin dan mengelola adalah Presiden Jokowi. Ya PKN arsiteknya saya, yang kemudian memimpin mengelola Mas Anas. PKN dan IKN kan beda tipis karena sama-sama Nusantara, ” kata GPS sambil tersenyum.

PKN merupakan salah satu parpol termuda yang lolos dan ikut di Pemilu 2024 mendatang. Saat penetapan dan pengambilan nomer urut, PKN mendapatkan nomor urut sembilan. Nomor yang dulu lekat dengan partai asal dari GPS dan AU yaitu Demokrat. ***

 

sumber berita : https://berita1.id

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

FAI Universitas Iqra Buru Gelar Yudisium, Puluhan Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana

FAI Universitas Iqra Buru Gelar Yudisium, Puluhan Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana

PENDIDIKAN- FAI Univ. Iqra Buru menggelar acara yudisium bagi puluhan mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka pada hari ini, Sabtu (21/09/2024),

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

Oleh: A.R.Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Komunikasi Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) OPINI- Perjalanan Perguruan Tinggi Universitas Iqra Buru (UNIQBU) telah menuai

Tahun Baru; Manusia Dalam Jebakan Masa Lalu & Tujuan Hidup

Tahun Baru; Manusia Dalam Jebakan Masa Lalu & Tujuan Hidup

Oleh: M. Rusdi, S.Pd.,M.Pd. (Dosen Ilmu Pendidikan Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Bapak prokramator, Ir. Soekarno pernah berkata; “jangan pernah

Penarikan dan Perpisahan Mahasiswa PKL Prodi KPI Universitas Iqra Buru di KEMENAG Buru

Penarikan dan Perpisahan Mahasiswa PKL Prodi KPI Universitas Iqra Buru di KEMENAG Buru

Buru- Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Iqra Buru (UNIQBU), secara resmi menarik 9 orang

Refleksi Hari Kemerdekaan: Merawat Kebangsaan di Tengah Dinamika Zaman

Refleksi Hari Kemerdekaan: Merawat Kebangsaan di Tengah Dinamika Zaman

Penulis: M. Rusdi, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pend. Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Hari Kemerdekaan adalah tonggak bersejarah yang senantiasa mengingatkan kita

Presiden Jokowi Disebut Cawe Cawe Demokrat, Kubu Moeldoko Sebut Denny Indrayana

Presiden Jokowi Disebut Cawe Cawe Demokrat, Kubu Moeldoko Sebut Denny Indrayana

Pakar hukum tata negara, Denny Indrayana menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut cawe cawe dalam mengambil alih Partai Demokrat oleh

Denny Indrayana Ingin Benturkan Mahfud MD dengan Presiden Jokowi

Denny Indrayana Ingin Benturkan Mahfud MD dengan Presiden Jokowi

Setelah membocorkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilihan umum proporsional tertutup. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM yang juga Cagub

Ujian Skripsi KPI: Mahasiswa Unjuk Kompetensi dalam Komunikasi Dakwah

Ujian Skripsi KPI: Mahasiswa Unjuk Kompetensi dalam Komunikasi Dakwah

PENDIDIKAN- Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Iqra Buru, baru saja melaksanakan ujian skripsi yang menjadi penentu kelulusan

OSIS SMA Neg. 3 Buru, Hadirkan Wakil Dekan FAI UNIQBU Sebagai Narasumber di Kegiatan LDK

OSIS SMA Neg. 3 Buru, Hadirkan Wakil Dekan FAI UNIQBU Sebagai Narasumber di Kegiatan LDK

Kapasiqra.com - Melahirkan pemimpin masa depan harus dilakukan dan perlu di orientasikan kepada generasi muda, lebih khusus kalangan pelajar pada

Manuver Politik Penyebab Mahkamah Konstitusi Makin Tidak Dipercaya Publik

Manuver Politik Penyebab Mahkamah Konstitusi Makin Tidak Dipercaya Publik

Diskursus tentang pemilu dengan sistem proporsional terbuka dan tertutup belakangan santer terdengar di berbagai media. Hal itu tidak terlepas dari