Media Kapas Iqra

Uji Isi Otak Mahasiswa FAI di Sidang Skripsi

Redaksi: kapasiqra.com | September 15, 2024

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, FAI Uniqnu)

PENDIDIKAN– Puluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Iqra Buru (UNIQBU) antusias mengikuti proses akhir studi, ditandai dengan seminar proposal, seminar hasil penelitian, hingga memasuki tahap akhir yaitu ujian sidang skripsi di bulan September 2024.

Ragam judul dan isi penelitian sesuai disiplin ilmu masing-masing program studi, baik untuk kompetensi keilmuan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) maupu. kompetensi keilmuan pendidikan bagi program studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Tentunya bentuk ujian skripsi di tahun 2024, setting ruang ujian dibentuk layaknya proses ujian yang dilaksanakan pada level studi program Magister Strata Dua/S2.

Proses ujian skripsi dimulai dari jam 08.30 pagi dan berakhir pada pukul 21.00 setelah waktu shalat isya. Selama proses ujian berlangsung, wajib di skorsing sidang apabila tiba waktu shalat, sebab wajib untuk ilmu pengetahuan tidak bisa mengabaikan kewajiban beribadah kepada Allah SWT.

Uji kelayakan isi otak dipertaruhkan mahasiswa studi akhir pada persidangan yang dipandang memunculkan kecemasan antara lulus dengan nilai terbaik atau sebaliknya lulus bersyarat, bahkan tidak lulus dan harus mengulang proses ujian skripsi apabila isi penulisan dan presentasi tidak optimal dari segala aspek penulisan karya ilmiah di tahap skripsi.

Begitu ketatnya proses menuju ujian skripsi, menuntut mahasiswa FAI harus belajar keras, berpacaran mesra dengan buku sebagai literatur ilmiah, memiliki akurasi data lapangan, dan bahkan puluhan halaman isi skripsi harus di transfer pada isi kepala secara totalitas, sebab para penguji skripsi pada FAI memiliki kejelian, kektritan, dan daya teliti sangat tinggi, sehingga semua bentuk penulisan isi skripsi sudah menjadi kebiasaan bagi penguji untuk menguliti. Validitas data pada penulisan tidak sedikitpun dipalingkan dari kecermatan para penguji FAI yang begitu hebatnya dalam menggali isi penulisan skripsi mahasiswa.

Ujian skripsi dikatakan sebagai moment “uji isi otak”, merupakan budaya bagi fakultas yang dalam kesehariannya di UNIQBU selalu tampil sejuk dan penuh humoris ini, menjadi kode keras kepada seluruh mahasiswa FAI untuk tidak boleh mengabaikan kecintaannya pada ilmu pengetahuan, belajar untuk cerdas public speaking, dan tentu menjunjung adab sebagai orang berilmu. (@mY)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Optimalisasi Pelaporan Pengelolaan Keuangan Desa

Optimalisasi Pelaporan Pengelolaan Keuangan Desa

KEMENKO PMK 10/10– Sebagai upaya optimalisasi pengelolaan keuangan desa melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah

KTU FAI UNIQBU Menyebar Undangan Rapat Secara Tiba-tiba, Ada Apa?

KTU FAI UNIQBU Menyebar Undangan Rapat Secara Tiba-tiba, Ada Apa?

BURU- Tepat pada hari rabu malam pukul 19.00, tiba-tiba anggota group whatsApp FAI Uniqbu di hebohkan dengan adanya foto undangan

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

Penulis: Jaingkang Rosmana (Mahasiswa Prodi KPI UNIQBU) OPINI- Terkait dengan curangnya pilpres 2024, atas tuduhan dari paslon 01 dan paslon

Pelepasan KKN UNIQBU Angkatan XIX 2024

Pelepasan KKN UNIQBU Angkatan XIX 2024

BURU- Universitas Iqra Buru (UNIQBU) melakukan pelepasan mahasiswa KKN sebanyak 220 yang d tempatkan di beberapa Desa yang ada di

Satgas Uniqbu, Berikan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Kilat

Satgas Uniqbu, Berikan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Kilat

PENDIDIKAN- Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan perlindungan bagi generasi muda, satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Kekerasan Seksual mengadakan sesi edukasi khusus

PKN: PN Tidak Bisa Putuskan Penundaan Pemilu

PKN: PN Tidak Bisa Putuskan Penundaan Pemilu

Terkait putusan PN Jakarta Pusat yang salah memutuskan penundaan Pemilu sampai Juli 2025. Sebab Pengadilan Negeri (PN) tidak memiliki kewenangan

2 Mei Sebagai Hari Pendidikan Nasional, Apa yang Perlu Berubah?

2 Mei Sebagai Hari Pendidikan Nasional, Apa yang Perlu Berubah?

Penulis: M. Rusdi, M.Pd. (Dosen Sosiologi Univ. Iqra Buru) OPINI- Adanya HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) adalah sebagai bentuk apresiasi untuk

Mahasiswa FAI Antusias Ikuti Ujian Skripsi Gelombang Kedua di Universitas Iqra Buru

Mahasiswa FAI Antusias Ikuti Ujian Skripsi Gelombang Kedua di Universitas Iqra Buru

PENDIDIKAN- Sabtu, 14 September 2024, FAI Universitas Iqra Buru kembali menggelar ujian skripsi gelombang kedua bagi mahasiswa tingkat akhir. Ujian

Ternyata;  “Kamu” dan “Aku”  Adalah “Kita”

Ternyata; “Kamu” dan “Aku” Adalah “Kita”

Penulis: Muhammad Mukaddar, S.Ag., MA.Pd. (Dosen FAI, Universitas Iqra Buru) OPINI- Dalam konteks kemanusiaan dan sosial, status manusia berada pada

Pesan Perdamaian di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H

Pesan Perdamaian di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H

Penulis: M. Rusdi, S.Pd.,M.Pd. (Dosen Sosiologi, Universitas Iqra Buru) OPINI- Hari raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi dan ini