Media Kapas Iqra

Optimalisasi Pelaporan Pengelolaan Keuangan Desa

Redaksi: kapasiqra.com | June 6, 2023

KEMENKO PMK 10/10– Sebagai upaya optimalisasi pengelolaan keuangan desa melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Sudirman menerima audiensi Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri bersama jajarannya.

Pada pertemuan tersebut Sudirman menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus selalu didasari dengan data yang valid dan presisi, termasuk data pelaporan Dana Desa sangat diperlukan dalam pengambilan kebijakan pada setiap desa.
Aplikasi Siskeudes sebagai platform laporan keuangan desa diharapkan dapat membantu meningkatan kualitas tata kelola keuangan yang ada di Desa.

Lutfi selaku Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa, Kemendagri menyampaikan bahwa Laporan APBDes melalui Sistem Keuangan Desa baru mencapai 60%. Padahal laporan APBDes dapat digunakan sebagai indikator kinerja pengelolaan keuangan desa dan menjadi dasar penetapan perhitungan insentif Dana Desa. Dalam rangka mendorong kedispilinan Pemerintah Desa dalam melaporkan pengelolaan keuangan desanya, perlu upaya mendorong aparat Desa untuk menginput laporan APBDes melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

“Siskeudes sebagai platform laporan keuangan desa dapat disinergikan dengan sistem yang dimiliki oleh Kementerian/Lemabaga antara lain system yang dikembangkan Kementerian Keuangan. Melalui Siskeudes akan mendapatkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan”, tambah Lutfi.

Sebagai penutup Deputi Sudirman, meminta kepada Indri, Asdep Pemberdayaan Kawasan dan Mobilitas Spasial untuk menindaklanjuti dengan pertemuan koordinasi trilateral bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan dalam upaya sistematis untuk pelaporan keuangan desa. “Kita berharap, data pelaporan APBDes termasuk dana Desa semakin baik dan akurat, sehingga dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan”.

 

sumber berita : https://berita1.id

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

OPINI: Ramadan di 2024, Apa Bisa Lebih Bermakna?

OPINI: Ramadan di 2024, Apa Bisa Lebih Bermakna?

Penulis: M. Rusdi (Dosen Pend. Sosiologi, Universitas Iqra Buru) OPINI- Bulan Suci Ramadan adalah bulan yang paling dinantikan oleh seluruh

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

Penulis: Jaingkang Rosmana (Mahasiswa Prodi KPI UNIQBU) OPINI- Terkait dengan curangnya pilpres 2024, atas tuduhan dari paslon 01 dan paslon

Dekan FAI UNIQBU Menuju Tanah Suci di Tahun 2025

Dekan FAI UNIQBU Menuju Tanah Suci di Tahun 2025

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Barakallahu Fiiq, spesial untuk Bapak Hasanudin Tinggapi,

Ujian Proposal Skripsi Gelombang I, Program Studi KPI Univ. Iqra Buru 2024

Ujian Proposal Skripsi Gelombang I, Program Studi KPI Univ. Iqra Buru 2024

BURU- Program Studi KPI UNIQBU melaksanakan pembukaan ujian proposal Skripsi di ruang Fakultas Agama Islam, senin,26/05/2024. Kegiatan tersebut dibuka langsung

FKUB untuk PESKIL UNIQBU 2024 yang Religius

FKUB untuk PESKIL UNIQBU 2024 yang Religius

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Final sudah nilai Pancasila dengan lima poin sakral

Nilai Kuliah Mahasiswa Raib (Fenomena Di UNIQBU)

Nilai Kuliah Mahasiswa Raib (Fenomena Di UNIQBU)

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Fai Uniqbu) OPINI- Menghabiskan waktu mulai dari waktu pagi hingga siang, bahkan juga

Pembukaan Ujian Proposal Mahasiswa Prodi PAI UNIQBU 2024

Pembukaan Ujian Proposal Mahasiswa Prodi PAI UNIQBU 2024

BURU- Program Studi PAI FAI Univ. Iqra Buru, sedang melangsungkan kegiatan pembukaan ujian proposal penelitian di ruang rapat Univ. Iqra

OPINI: Mensakralkan Pancasila Tanpa Batas Waktu

OPINI: Mensakralkan Pancasila Tanpa Batas Waktu

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Tumbuh dari masa kecil hingga berusia di

Manuver Politik Penyebab Mahkamah Konstitusi Makin Tidak Dipercaya Publik

Manuver Politik Penyebab Mahkamah Konstitusi Makin Tidak Dipercaya Publik

Diskursus tentang pemilu dengan sistem proporsional terbuka dan tertutup belakangan santer terdengar di berbagai media. Hal itu tidak terlepas dari

Memotret Kemerdekaan, Sebuah Ironi Nasional

Memotret Kemerdekaan, Sebuah Ironi Nasional

Penulis: Muh. Mukaddar, S.Ag., MA. Pd. (Dosen FAI Univ. Iqra Buru) OPINI- Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia dalam memeriahkan kemerdekaan