Media Kapas Iqra

OPINI: Skandal PT. WWI Kabupaten Buru

Redaksi: kapasiqra.com | May 14, 2024

PENULIS: Sukardi Takimpo (Mahasiswa Prodi KPI Univ. Iqra Buru)

OPINI- Pemenuhan kebutuhan hidup dari sisi ekonomi, menjadi hal mendasar untuk setiap orang bertahan hidup, tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Buru Provinsi Maluku.

Di tahun 2024, sebuah fenomena sosial terjadi di Kabupaten Buru. Dalam beberapa waktu lalu, terdapat fenomena yang mengundang perhatian. mahasiswa Universitas Iqra Buru (UNIQBU) yang terhimpun dalam sebuah organ taktis yakni Komunitas Mahasiswa Iqra Kritik (KOSMIK).

KOSMIK melakukan aksi demonstrasi terkait salah satu perusahaan di Kabupaten Buru yakni PT Waenibe Wood Industries (PT WWI). Perusahaan PT WWI ini menjadi perbincangan hangat dikalangan mahasiswa dan masyarakat yang Kabupaten Buru. Problem yang menjadi perbincangan tentang dengan PT. WWI terkait dengan meninggalnya karyawan perusahaan yang hingga waktu 7 bulan wafatnya, ternyata gaji yang bersangkutan blm dibayarkan, padahal karyawan tersebut mengalami kecelakaan tepatnya pada saat melaksanakan tugas kerja perusahaan sebagai pelerha, hingga hilang nyawanya.

Kasus dengan motif ketidakpedulian pihak PT.WWI inilah yang membuat sebagian mahasiswa UNIQBU naik pitam, dan selanjutnya melakukan aksi demonstrasi terkait problem yang dinilai sebagai bagian dari kezaliman yang dilakukan oleh pihak PT WWI. Mahasiswa yang terhimpun dalam organ taktis KOSMIK ini melakukan aksi selama beberapa hari di bulan April 2024. Aksi demonstrasi yang mereka lakukan di mulai dari depan halaman kampus UNIQBU, kemudian aksi di lanjutkan pada ruas jalan simpang 5, dan mendatangi gedung wakil rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru.

Seiring dengan berjalannya aksi tersebut, mahasiswa meminta agar DPRD dan Pemerintah Daerah segera menindaklajuti problem yang terjadi di perusahaan PT WWI yang terletak di Desa Waspait Kecamatan Fena Leisela. Aksi yang mereka lakukan mendapatkan tanggapan dari pihak DPRD Kabupaten Buru secara baik. Salah satu anggota DPRD mengatakan bahwa “kami akan memberikan surat panggilan kepada pihak perusahaan PT.WWI untuk menghadap kami ujar salah satu anggota DPRD. Mereka kami panggil untuk mengklarifikasi dan bertanggung jawab atas sebenarnya problem yang terjadi, lebih khusus kepada pihak korban dan keluarganya.(*)

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

OPINI: Mensakralkan Pancasila Tanpa Batas Waktu

OPINI: Mensakralkan Pancasila Tanpa Batas Waktu

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Tumbuh dari masa kecil hingga berusia di

Nilai Kuliah Mahasiswa Raib (Fenomena Di UNIQBU)

Nilai Kuliah Mahasiswa Raib (Fenomena Di UNIQBU)

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Fai Uniqbu) OPINI- Menghabiskan waktu mulai dari waktu pagi hingga siang, bahkan juga

‘Kesejahteraan Guru’ hanya Sebatas Jargon Kampanye?

‘Kesejahteraan Guru’ hanya Sebatas Jargon Kampanye?

Penulis: Ahmad Jais (Guru SMA Negeri 1 Modayag) OPINI- Setiap kali pemilihan umum (Pemilu) mendekat, baik itu pemilihan eksekutif ataupun legislatif

OPINI: Skandal PT. WWI Kabupaten Buru

OPINI: Skandal PT. WWI Kabupaten Buru

PENULIS: Sukardi Takimpo (Mahasiswa Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Pemenuhan kebutuhan hidup dari sisi ekonomi, menjadi hal mendasar untuk

Bantuan SAPRAS KEMENAG RI ke FAI UNIQBU; Begini Harapan Mahasiswa

Bantuan SAPRAS KEMENAG RI ke FAI UNIQBU; Begini Harapan Mahasiswa

Buru- Bantuan sarana prasarana (Sapras) yang di tunggu-tunggu, akhirnya datang juga. Sejumlah bantuan Sapras oleh Kementerian Agama Republik Indonesia kepada

Atomic Habits dan Permasalahan Daerah

Atomic Habits dan Permasalahan Daerah

Penulis: M. F. Sangadji, SE., M.Si. (Dosen Ekonomi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Awal membaca buku ini yang ada dipikiran saya

FAI Universitas Iqra Buru Gelar Yudisium, Puluhan Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana

FAI Universitas Iqra Buru Gelar Yudisium, Puluhan Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana

PENDIDIKAN- FAI Univ. Iqra Buru menggelar acara yudisium bagi puluhan mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka pada hari ini, Sabtu (21/09/2024),

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

DRAMA-DRAMA menjelang Pemilu 2024 menguatkan kekhawatiran tentang rentannya (vulnerability) demokrasi di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia dikejutkan oleh gagasan penundaan pemilu, juga

Pelepasan Pertukaran Mahasiswa Merdeka UNIQBU 2024

Pelepasan Pertukaran Mahasiswa Merdeka UNIQBU 2024

Kabar Buru- UNIQBU melepas 3 mahasiswa yang mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdekan (PMM) yang dilaksanakan di ruang rapat kampus UNIQBU, yang

Universitas Iqra Buru Gelar Pesantren Kilat untuk Tingkatkan Nilai Spiritual Mahasiswa

Universitas Iqra Buru Gelar Pesantren Kilat untuk Tingkatkan Nilai Spiritual Mahasiswa

PENDIDIKAN- Universitas Iqra Buru kembali menggelar kegiatan pesantren kilat untuk mahasiswa baru, tahun akademik 2024/2025, yang berlangsung dari tanggal 27