Media Kapas Iqra

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

Redaksi: kapasiqra.com | November 30, 2023

Oleh: A.R.Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Komunikasi Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru)

OPINI– Perjalanan Perguruan Tinggi Universitas Iqra Buru (UNIQBU) telah menuai banyak kesuksesan, ditandai dengan menonjolnya kompetensi alumni yang memiliki kompetensi, baik pada dunia birokrasi, lembaga politik, lembaga pendidikan, intansi hukum, maupun di berbagai bidang lainnya.

Produktifitas alumni yang mumpuni yang dihasilkan dari UNIQBU, menjadi kontribusi besar terhadap pertumbuhan pembangunan Kabupaten Buru, demikian juga Kabupaten Buru Selatan dari sebaran alumni dengan profesinya masing-masing.

Jelang tahun 2024, UNIQBU akan menggelar pemilihan Rektor untuk periodesasi 2024-2027. Bukan soal siapa yang akan bertahta pada kursi kepemimpinan lembaga pendidikan tinggi ini, akan tetapi siapapun yang menjadi Rektor ke depan, harus mempertahankan kualitas UNIQBU yang berhasil meraih penghargaan satu umum PTS di Maluku dan Maluku Utara sejak tahun 2019 hingga tahun 2022 dalam beberapa bidang kemajuannya yang berhubungan dengan tri darma perguruan tinggi, oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, melalui LLDikti Maluku dan Maluku Utara.

Perhelatan demokrasi pemilihan Rektor yang tidak lama lagi akan berlangsung, terdapat salah satu kriteria yang mengkhususkan pada status pendidikan dosen yang telah mencapai Doktor studi S3, merupakan langkah maju bagi UNIQBU dalam mengedepankan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) dari sisi kepemimpinan pendidikan tinggi. Akan tetapi, tidak sebatas itu saja ukuran maju hebatnya UNIQBU, bila tidak di tunjang dengan kompetensi Wakil-Wakil Rektor sebagai pembantu Rektor pada bidangnya masing-masing, pimpinan fakultas yang mampu berkontribusi, tenaga dosen dan staf yang handal, serta fasilitas pendidikan yang memadai. Tentunya diharapkan Rektor ke depan adalah sosok yang memiliki talenta kerjasama eksternal yang kuat dengan berbagai lembaga lainnya, baik lokal maupun nasional, sehingga UNIQBU di masa datang jauh lebih baik dari kebaikan yang telah terbangun hingga kini.

Mengiringi perjalanan UNIQBU hingga tahun 2023, maka Rektor periode akan datang, tidak cukup hanya bermodal gelar S3, tidak sebatas pintar, dan juga tidak sebatas pandai bicara. Lebih dari itu, Rektor UNIQBU selanjutnya harus punya modal keberanian untuk menjalin sinergitas, baik dengan lembaga pemerintahan maupun instansi swasta, keberanian melakukan inovasi yang mengundang perhatian publik atas kehebatan perguruan tinggi, keberanian memasyarakatkan diri, serta keberanian menyatakan bahwa UNIQBU tidak kalah saing dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Disadari UNIQBU berada dalam naungan Yayasan Muslim Buru, akan tetapi kemandirian dan interpendensi kepemimpinan sebagai seorang Rektor patut diseimbangkan dengan indepedensi dalam menaklukkan berbagai keraguan keputusan-keputusan yang strategis demi kemajuan lembaga ini. Bahwa UNIQBU adalah satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Buru, di dalamnya terdapat 8 fakultas dan 17 program studi, harusnya memungkinkan membludaknya mahasiswa baru pada setiap tahun penerimaannya, sebab kualitas UNIQBU dapat menggaransikan masa depan bagi mereka yang memilih melanjutkan studi strata satu pada kampus biru ini, realitasnya ada pada produktifitas alumni yang tersebar dengan kompetensinya di berbagai bidang pekerjaan.

Rektor pada periode akan datang, di bantu oleh semua civitas akademika, harus berani menyatakan kepada pemerintah dan publik, bahwa UNIQBU juga wajib diperhatikan kemajuannya oleh Kementerian Pendidikan, tidak hanya perguruan tinggi negeri yang menjadi fokus pemerintah. Hal ini tidak diluar logika, sebab PTN mewisudakan anak bangsa menjadi alumni yang berkompetensi, UNIQBU juga menunaikan hal yang sama, bahkan banyak tenaga kerja daerah pada dua Kabupaten di tanah Buru ini, justru di dominasi alumni UNIQBU. Hal ini menjadi jawaban atas eksistens UNIQBU yang wajib diperhatikan kemajuannya dari sekarang dan seterusnya, tanpa mengabaikan kualitas mahasiswa yang menjadi salah satu pilar terpenting dalam dunia perguruan tinggi, khususnya kebangkitan kualitas kecerdasan mental, intelektual, dan kematangan spiritual mahasiswa UNIQBU.(*)

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Atomic Habits dan Permasalahan Daerah

Atomic Habits dan Permasalahan Daerah

Penulis: M. F. Sangadji, SE., M.Si. (Dosen Ekonomi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Awal membaca buku ini yang ada dipikiran saya

OPINI: Guru Versi Merdeka Belajar

OPINI: Guru Versi Merdeka Belajar

Oleh: Rusdi, M.Pd. (Dosen Ilmu Pendidikan Sosiologi Univ. Iqra Buru) OPINI- Hari Guru Nasional selalu diperingati tiap tanggal 25 November.

3 Kandidat Rektor Universitas Iqra Buru ke Tahap YMB

3 Kandidat Rektor Universitas Iqra Buru ke Tahap YMB

Oleh; A. R. Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) Opini- Usai dari Debat Calon Rektor

Pra Semiloka MBKM Prodi KPI UNIQBU, Ini Mata Kuliah Tambahan Ciri Khas Program Studi

Pra Semiloka MBKM Prodi KPI UNIQBU, Ini Mata Kuliah Tambahan Ciri Khas Program Studi

PENDIDIKAN- Kurikulum adalah organ inti dalam suatu Program Studi di Perguruan Tinggi, yang menentukan arah dan kualitasnya. Semiloka Merdeka Belajar

FAI UNIQBU Selalu Bersahabat

FAI UNIQBU Selalu Bersahabat

BURU- Kekompakan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Iqra Buru (UNIQBU) yang selalu terbingkai dengan persahabatan dalam menampilkan kualitas, menjadikan FAI

Pembekalan PKL dan PPL, Mahasiswa FAI Uniqbu Siap Terjun ke Dunia Kerja

Pembekalan PKL dan PPL, Mahasiswa FAI Uniqbu Siap Terjun ke Dunia Kerja

PENDIDIKAN- Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat, Prodi KPI dan Prodi PAI, Universitas Iqra Buru

Menggugat Tuhan di Ruang Eskatologis

Menggugat Tuhan di Ruang Eskatologis

Penulis: Muhammad Mukaddar, S.Ag., MA.Pd. (Dosen FAI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Diskursus terkait dengan kata “menggugat”, sudah menjadi satu istilah

“ Buru Dipersimpangan Antara Adab dan Kekuasaan ”

“ Buru Dipersimpangan Antara Adab dan Kekuasaan ”

Penulis: M.Faisal Sangadji, SE., M.Si. (Dosen Fakultas Ekonomi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Cerita tentang kondisi di Buru sungguh menyentuh dan membuka

2 Mahasiswa Mewakili Prodi KPI UNIQBU, Ikut Workshop Keberagaman di Ambon

2 Mahasiswa Mewakili Prodi KPI UNIQBU, Ikut Workshop Keberagaman di Ambon

AMBON- Kegiatan Workshop keberagaman diselenggarakan oleh SEJUK (Serikat Jurnalis untuk Keberagaman), ini adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh para jurnalis

Mahasiswa FPIK UNIQBU; Praktik Budidaya Rumput Laut Di Desa Persiapan Saliong

Mahasiswa FPIK UNIQBU; Praktik Budidaya Rumput Laut Di Desa Persiapan Saliong

BURU- Mahasiswa FPIK Univ. Iqra Buru melaksanakan kegiatan praktek budidaya rumput laut di Desa Persiapan Salihong. Kegiatan ini, bersamaan dengan