Media Kapas Iqra

Mengubah Gencatan Senjata Sementara di Gaza Menjadi Permanen, Mungkinkah?

Redaksi: kapasiqra.com | November 24, 2023

Akhirnya Israel pada Rabu (22/11/2023) menyetujui kesepakatan gencatan senjata sementara selama empat hari dengan kelompok Hamas melalui mediator Qatar yang dibantu AS dan Mesir. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam keterangan persnya menjelaskan, pemerintahannya menyetujui garis besar tahap pertama kesepakatan pembebasan tidak kurang dari 50 sandera di tangan Hamas, yang terdiri dari perempuan dan anak-anak, selama empat hari. Selama itu pula dilakukan gencatan senjata.

Netanyahu menyebut, pembebasan para sandera di Jalur Gaza dilakukan secara bertahap. Ia mengakui, kesepakatan tukar-menukar tawanan dengan Hamas adalah keputusan sulit, tetapi tepat.

Stasiun televisi Kan 11 Israel mengungkapkan, transaksi kesepakatan gencatan senjata sementara antara Hamas dan Israel itu berupa: Hamas membebaskan 50 sandera, terdiri dari perempuan dan anak-anak, dengan imbalan Israel membebaskan 150 tawanan Palestina di penjara Israel.

Baca juga : Gencatan Senjata di Gaza Dimulai Jumat, 13 Sandera Akan Dibebaskan

Adapun pengumuman Hamas menyebutkan, telah tercapai kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan selama empat hari dengan mediator Qatar dan Mesir setelah melalui perundingan panjang dan berliku-liku. Kelompok itu mengungkapkan, kesepakatan gencatan senjata itu juga dengan imbalan diizinkan masuknya ratusan truk pembawa bantuan kemanusiaan, obat-obatan, dan bahan bakar ke seantero wilayah di Jalur Gaza.

Saat melancarkan operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, Hamas menahan 239 warga Israel. Hamas mengklaim, sedikitnya 60 dari 239 tawanan Israel telah tewas akibat gempuran Israel yang tiada henti atas Jalur Gaza selama lebih dari 40 hari itu. Dalam operasi Badai Al-Aqsa itu, sekitar 1.200 orang, termasuk warga sipil, di Israel tewas.

Israel pun melancarkan serangan balasan terdahsyat dalam sejarah perang Arab-Israel. Israel sejak 27 Oktober 2023 juga melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza hingga Kota Gaza kini praktis dikuasai Israel. Militer Israel disinyalir telah mengerahkan 10.000 personel yang didukung 1.100 tank dan kendaraan lapis baja untuk masuk ke Jalur Gaza.

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Mahasiswa HIPMMAST Cabang Iqra Buru Gelar Bakti Sosial di Pasar Inpres Namlea

Mahasiswa HIPMMAST Cabang Iqra Buru Gelar Bakti Sosial di Pasar Inpres Namlea

BURU- Himpunan Pelajar Mahasiswa Maluku Sulawesi Tenggara (HIPMMAST) Cabang Iqra Buru menggelar kegiatan bakti sosial di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten

Pelantikan & Pengambilan Sumpah 13 Pejabat Baru UNIQBU 2024

Pelantikan & Pengambilan Sumpah 13 Pejabat Baru UNIQBU 2024

BURU- Kegiatan pengambilan sumpah jabatan, pejabat struktural Uniqbu baru saja selesai dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung pukul 16.00 Wit di Lantai

OPINI: KPI Jurusan Terbaik di Uniqbu “Calon Maba Jangan Salah Pilih”

OPINI: KPI Jurusan Terbaik di Uniqbu “Calon Maba Jangan Salah Pilih”

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen FAI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Periodesasi tahun akademik 2023/2024, Universitas Iqra Buru (UNIQBU)

Universitas Iqra Buru Gelar Pesantren Kilat untuk Tingkatkan Nilai Spiritual Mahasiswa

Universitas Iqra Buru Gelar Pesantren Kilat untuk Tingkatkan Nilai Spiritual Mahasiswa

PENDIDIKAN- Universitas Iqra Buru kembali menggelar kegiatan pesantren kilat untuk mahasiswa baru, tahun akademik 2024/2025, yang berlangsung dari tanggal 27

Uji Isi Otak Mahasiswa FAI di Sidang Skripsi

Uji Isi Otak Mahasiswa FAI di Sidang Skripsi

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, FAI Uniqnu) PENDIDIKAN- Puluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Iqra Buru

OPINI: Kampus Sebagai Instrumen Pemahaman & Praktik Ideologi Pancasila

OPINI: Kampus Sebagai Instrumen Pemahaman & Praktik Ideologi Pancasila

Penulis: M. Rusdi, M.Pd. (Dosen Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Pancasila lahir dengan diawali adanya pembentukan dan sidang Badan Penyelidik Usaha

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

Oleh: A.R.Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Komunikasi Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) OPINI- Perjalanan Perguruan Tinggi Universitas Iqra Buru (UNIQBU) telah menuai

Tim Kosabangsa Uniqbu-UHO Terapkan Inovasi Pemasaran Minyak Kayu Putih Melalui Pemanfaatan Media Sosial

Tim Kosabangsa Uniqbu-UHO Terapkan Inovasi Pemasaran Minyak Kayu Putih Melalui Pemanfaatan Media Sosial

BURU- Digitalisasi memungkinkan UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui media sosial, produk dapat dipromosikan secara luas tanpa terbatas oleh lokasi

OPINI: Skandal PT. WWI Kabupaten Buru

OPINI: Skandal PT. WWI Kabupaten Buru

PENULIS: Sukardi Takimpo (Mahasiswa Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Pemenuhan kebutuhan hidup dari sisi ekonomi, menjadi hal mendasar untuk

Dekan FAI UNIQBU Menuju Tanah Suci di Tahun 2025

Dekan FAI UNIQBU Menuju Tanah Suci di Tahun 2025

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Barakallahu Fiiq, spesial untuk Bapak Hasanudin Tinggapi,