Media Kapas Iqra

Workshop Poltekpel Surabaya, Menghadirkan Dosen Uniqbu Dalam Kuliah Ahli Penyusunan Proposal Hibah Penelitian

Redaksi: kapasiqra.com | February 8, 2024

Kabar Buru– Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat  (PPPM) Poltekpel Surabaya menggelar kegiatan workshop penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selama 2 hari, yang dimulai pada, senin 5 februari 2024 di Ruang Rapat Eksekutif Poltekpel Surabaya.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh para dosen dengan menghadirkan dua narasumber, yang berasal dari Universitas Iqra Buru, yaitu Dr. Saidna Zulfiqar Aswar Bin Tahir, Lc., M.Pd. (Kepala LPPM) dan Risman Iye, S.Pd., M.Hum. (Kepala Penjaminan Mutu Fakultas Sastra).

Dalam workshop ini, kedua narasumber yang berasal  dari Universitas Iqra Buru, LLDIKTI Wilayah XII ini, banyak membahas berbagai aspek yang penting dalam proses penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) hibah nasional, mulai dari tahap sistematika dalam penulisan, tips-tips dan trik dalam menyusun proposal yang menarik dan berkualitas, serta beberapa contoh proposal yang telah berhasil lolos pendanaan di tahun-tahun sebelumnya.

Peserta workshop dalam kegiatan ini, sangat antusias mengikuti kegiatan sampai selesai. Beberapa dosen dari Poltekpel Surabaya yang menjadi peserta menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sangat bermanfaat bagi mereka yang berkeinginan menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Harapan dari kegiatan workshop ini, semoga dapat meningkatkan kemampuan para dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, untuk tetap semangat berkarya dan berprestasi. (*)

Editor : Rusdi Gallarang

 

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

OPINI; Siapa yang Layak Menjadi Rektor UNIQBU 2024-2027

Oleh: A.R.Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I. (Dosen Komunikasi Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) OPINI- Perjalanan Perguruan Tinggi Universitas Iqra Buru (UNIQBU) telah menuai

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

DRAMA-DRAMA menjelang Pemilu 2024 menguatkan kekhawatiran tentang rentannya (vulnerability) demokrasi di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia dikejutkan oleh gagasan penundaan pemilu, juga

Dilaporkan Dosen Unhas Lecehkan 4 Mahasiswi

Dilaporkan Dosen Unhas Lecehkan 4 Mahasiswi

MAKASSAR- Empat mahasiswi semester akhir di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, mengaku menjadi korban pelecehan seksual di dalam kampus. Ia melaporkan

3 Kandidat Rektor Universitas Iqra Buru ke Tahap YMB

3 Kandidat Rektor Universitas Iqra Buru ke Tahap YMB

Oleh; A. R. Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam, Univ. Iqra Buru) Opini- Usai dari Debat Calon Rektor

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

OPINI: Tentang Kecurangan Pilpres 2024

Penulis: Jaingkang Rosmana (Mahasiswa Prodi KPI UNIQBU) OPINI- Terkait dengan curangnya pilpres 2024, atas tuduhan dari paslon 01 dan paslon

Mahasiswa dan Kemerdekaan: Pilar Penting untuk Masa Depan Bangsa

Mahasiswa dan Kemerdekaan: Pilar Penting untuk Masa Depan Bangsa

Penulis: M. Rusdi, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pend. Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Mahasiswa selalu dianggap sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Mereka

Tak Beradap, Dilarang Berhijab, Indonesia Makin Brutal

Tak Beradap, Dilarang Berhijab, Indonesia Makin Brutal

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Menuju peringatan kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI)

“Jangan Memilih Jurusan Ini” Di Uniqbu

“Jangan Memilih Jurusan Ini” Di Uniqbu

BURU- Uniqbu adalah salah satu kampus yang bisa menjadi pilihan terbaik khususnya untuk masyarakat Buru di Maluku, yang sekarang naik

Hari Kartini, Ketimpangan Gender, dan Tanggung Jawab Sosiologi

Hari Kartini, Ketimpangan Gender, dan Tanggung Jawab Sosiologi

Oleh: M. Rusdi, M. Pd. (Dosen Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari

‘Kesejahteraan Guru’ hanya Sebatas Jargon Kampanye?

‘Kesejahteraan Guru’ hanya Sebatas Jargon Kampanye?

Penulis: Ahmad Jais (Guru SMA Negeri 1 Modayag) OPINI- Setiap kali pemilihan umum (Pemilu) mendekat, baik itu pemilihan eksekutif ataupun legislatif