Media Kapas Iqra

Pemilihan Dekan FAI UNIQBU, Dua Kandidat Bersaing

Redaksi: kapasiqra.com | February 16, 2024

BURU- Pelaksanaan Pemilihan Dekan yang dipaketkan dengan Pemilihan Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Iqra Buru (UNIQBU) Periode 2024-2028, diselenggarakan oleh Tim Pemilihan Dekan dan Wadek yang di ketuai M. Rusdi, S.Pd.,M.Pd., Dimulai dari penjaringan kandidat, pendaftaran Calon Dekan, pengesahan bakal calon, dan pemilihan secara langsung.

Pelaksana media kapasiqra.com yang terlibat langsung dalam suksesi pemilihan Dekan dan yang dipaketkan dengan pemilihan Wadek FAI ini, terdapat dua kandidat yang memiliki kekuatan suara masing-masing terdiri dari hak suara Dekan, Wakil Dekan, dua Ketua Prodi, satu dosen Prodi KPI, dan dua dosen Prodi PAI.

Menurut M. Rusdi selaku ketua Tim Penjaringan Pemilihan Dekan, “sedianya pemilihan ini dilakukan pada 12 Februari 2024 namun tiga orang yang memiliki hak suara masih di luar daerah. Kemudian dilanjutkan pada 13 Februari, seiring kedua kandidat terus melakukan lobi-lobi penguatan terhadap simpatisan, akhirnya pemilihan kembali di tunda setelah masa pencoblosan Pemilu 2024”, ungkapnya.

Persaingan ketat antara kedua kandidat Hasanudin Tinggapy, S.Pd.,M.Pd.I, dan A.Rasyid Rumata, S.Sos.I.,M.Sos.I, berlangsung seru, dan harap-harap cemas.

Turut hadir dalam proses pemilihan tersebut, Muhammad Mukadar, S.Ag, MA.Pd sebagai Dosen, Iskandar Ahmad, S.Ag.,M.Pd.I., dan Kepala KTU yang juga sebagai Sekretaris Tim Pemilihan.
Sedangkan dosen yang lain hanya bisa terhubung melalui via seluler.

Ekspansi politik sebagai akademisi dalam pertarungan pemilihan meraih kursi orang nomor 1 FAI, akhirnya dapat dilaksanakan pada Jumat, 16 Februari 2024, pukul 11.23 WIT, yang berlangsung di ruang FAI dengan hasil suara, Hasanudin Tinggapy memperoleh 4 suara, sedangkan A. Rasyid Rumata mengantongi 3 suara. Maka dengan sendirinya ditetapkanlah oleh Tim Pemilihan untuk mengesahkan dalam berita acara, kedua kandidat ini lanjut dua periode sebagai Dekan dan Wakil Dekan di masa kepemimpinan Rektor Dr. M. Sehol, S.Pd., M.Pd., M.Pd.Si.

Harapan kiranya FAI terus berkemajuan dalam kepemimpinan periode kedua Dekan dan Wadek dalam membawa FAI yang lebih hebat di masa depan, salah satunya adalah FAI akan kembali merebut jumlah mahasiswa baru terbanyak di tahun 2024, dengan mengerahkan seluruh potensi Senat Fakultas, Dosen, dan Mahasiswanya.

Editor; Rusdi Gallarang

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Sejak Lama Aku Jatuh Cinta

Sejak Lama Aku Jatuh Cinta

Penulis: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Uniqbu) OPINI- Sudah lebih dari ribuan tahun hanya namamu yang kami patrikan.

Hadirkan 3 Narasumber, BEM FAI Universitas Iqra Buru Gelar Dialog Public

Hadirkan 3 Narasumber, BEM FAI Universitas Iqra Buru Gelar Dialog Public

BURU- Di sela kesibukan kuliah dengan berbagai tugas akademik pada Universitas Iqra Buru (UNIQBU), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama

Kepala Desa Waetina, Menyambut Santun DPL & Mahasiswa KKN UNIQBU

Kepala Desa Waetina, Menyambut Santun DPL & Mahasiswa KKN UNIQBU

BURU- Universitas Iqra Buru (UNIQBU) dalam agenda akademik, seperti biasanya melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk angkatan XIX tahun

KTU FAI UNIQBU Menyebar Undangan Rapat Secara Tiba-tiba, Ada Apa?

KTU FAI UNIQBU Menyebar Undangan Rapat Secara Tiba-tiba, Ada Apa?

BURU- Tepat pada hari rabu malam pukul 19.00, tiba-tiba anggota group whatsApp FAI Uniqbu di hebohkan dengan adanya foto undangan

OPINI: Pengurus MUI Di Duga Terlibat Organisasi Yahudi

OPINI: Pengurus MUI Di Duga Terlibat Organisasi Yahudi

Penulis: Sari Rosmana (Mahasiswa Prodi KPI FAI Uniqbu) OPINI- Majelis Ulama Indonesia (MUI) penonaktifan terhadap dua nama yang diduga memiliki keterkaitan

Hari Kartini, Ketimpangan Gender, dan Tanggung Jawab Sosiologi

Hari Kartini, Ketimpangan Gender, dan Tanggung Jawab Sosiologi

Oleh: M. Rusdi, M. Pd. (Dosen Sosiologi, Univ. Iqra Buru) OPINI- Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari

Memotret Kemerdekaan, Sebuah Ironi Nasional

Memotret Kemerdekaan, Sebuah Ironi Nasional

Penulis: Muh. Mukaddar, S.Ag., MA. Pd. (Dosen FAI Univ. Iqra Buru) OPINI- Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia dalam memeriahkan kemerdekaan

OPINI: Belajar Cinta Dari Peristiwa Qurban

OPINI: Belajar Cinta Dari Peristiwa Qurban

PENULIS: Abd. Rasyid Rumata, S.Sos.I., M.Sos.I. (Dosen Prodi KPI, Univ. Iqra Buru) OPINI- Perjalanan waktu pada setiap tahun, tepatnya pada

Sejarah Ke-LDK-an di Maluku

Sejarah Ke-LDK-an di Maluku

Penulis: Hasanudin Tinggapy, M.Pd.I. (Dosen Prodi PAI, Uniqbu, eks offesio Pembina LDK At-Taqwa Uniqbu) OPINI- Dengan Rahmat Allah subhanahu wa ta'ala,

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

Resiliensi Demokrasi, Mungkinkah?

DRAMA-DRAMA menjelang Pemilu 2024 menguatkan kekhawatiran tentang rentannya (vulnerability) demokrasi di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia dikejutkan oleh gagasan penundaan pemilu, juga