Media Kapas Iqra

OPINI: Misi Pendidikan Dakwah di Kampus Universitas Iqra Buru

Redaksi: kapasiqra.com | May 2, 2024

Penulis: Zaskia Takimpo (Mahasiswa Prodi KPI Univ. Iqra Buru)

OPINI- Iqra Buru adalah kampus yang didirikan sejak tahun 2013. Keberadaan Universitas Iqra Buru sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dikawasan Timur Indonesia. Pada mulanya Universitas Iqra Buru dikenal dengan nama Universitas Muslim Indonesia Makassar.

Universitas Iqra Buru dibawa naungan Yayasan Muslim Buru memiliki 8 Fakultas dengan 17 Program Studi. Misi pendidikan dakwah yang diterapkan telah ditetapkan jauh sebelumnya.

Menurut Ust. Muh Mukadar.,S.Ag., MA.P.d misi pendidikan dakwah di Universitas telah dijalankan sejak lama yang di isi dengan program-program dakwah seperti mengisi Tausiyya, kelompok-kelompok diskusi antar mahasiswa serta peran dari masing-masing OKP setempat untuk mempermudah pendidikan dakwah tersebut.

Hal yang menjadi background tercetusnya pendidikan dakwah di UNIQBU, salah satunya adalah berdasarkan kebutuhan masyarakat, dengan demikian mengacu pada mayoritas Islam di Buru atau di UNIQBU sendiri, dengan adanya minoritas muslim di IQRA Buru bukan suatu masalah yang serius , justru lebih mengarah ke ajaran Islamic. Islamic merupakan tindakan yang mengajak berupa nilai-nilai Keislaman namun tidak dinyatakan statusnya sebagai orang Muslim. Seperti akhlak, tutur kata, cara berpakaian dan bersosialisasi penuh antara keberagaman Agama.

Misi yang diterapakan dari Universitas terdiri dari:

  1. Membentuk insan yang berilmu amaliyah dan beramal ilmiah
  2. Membentuk insan yang memiliki integritas keilmuan dan integritas moral akhlak
  3. Membentuk insan yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi
  4. Menjadikan IWA-ISO 9000 sebagai standar dalam Sistem penjaminan mutu institusi  (daya saing)
  5. Menjadikan UNIQBU sebagai problem solver untuk kemaslahatan masyarakat
  6. Menjadikan UNIQBU sebagai lembaga “Amal Ma’ruf Nahi Mungkar”
  7. Menjadikan UNIQBU sebagai gudang atlet Qori dan Qoriah berprestasi

Perubahan yang terlihat secara kasat mata dalam mengamati misi pendidikan dakwah tertuju serta sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat, menyimak langsung dakwah dari seorang Da’I, mad’ui bisa langsung menyimak dan memperdalam wawasan mengenai pendidikan dakwah tersbut.

Risna Bugis adalah seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan juga seorang aktivis dalam kajian-kajian rutin jangka panjang maupun pendek dengan komunitas bernama Muslima Baper. Ia menjelaskan bahwa misi dakwah  pendidikan telah muncul dan berkembang sesuai dengan perkembangan mahasiswa di kampus pada umunya. Hal ini menandakan bahwa Universitas sendiri telah mendirikan beberapa program misi dakwah yang diliris sesuai dengan peraturan dan ketetapan di Universitas sendiri.

Dari berbagai tanggapan maupun perpektif ajuan menganai misi pendidikan dakwah hal ini tidak terlepas dari amal ma’ruf nahi mungkar. Dan tujuan dari dakwah pada umumnya adalah mubassyirina wa mungdzirina, membawa kabar baik dan memberikan peringatan bagi seluruh umat manusia.(*)

Berita Terbaru

Video Terbaru

Banner tidak ditemukan.

Berita Lainnya

Dosen Ekonomi UNIQBU, Gelar Sosialisasi Pembuatan Ikan Abon

Dosen Ekonomi UNIQBU, Gelar Sosialisasi Pembuatan Ikan Abon

BURU- Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Iqra Buru (Uniqbu) menggelar sosialisasi Pembuatan abon Ikan

Fenomena Generasi Muda Pulau Buru Memilih Studi di Luar Pulau: Tantangan dan Harapan untuk Pendidikan Lokal”

Fenomena Generasi Muda Pulau Buru Memilih Studi di Luar Pulau: Tantangan dan Harapan untuk Pendidikan Lokal”

Penulis: Dr. Risman Iye, M.Hum. (Dosen Prodi Sastra, Univ. Iqra Buru) OPINI- Pulau Buru, bagian dari Provinsi Maluku, merupakan salah satu

Kasatreskrim Berikan Materi Anti-Bullying di Kegiatan Pesantren Kilat: Langkah Nyata Cegah Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Kasatreskrim Berikan Materi Anti-Bullying di Kegiatan Pesantren Kilat: Langkah Nyata Cegah Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

PENDIDIKAN- Dalam upaya mencegah dan mengurangi kasus bullying, Kasatreskrim Buru, I Kadek Dwi Pramartha Putra, S.T.K., S.I.K., M.H. memberikan materi khusus

OPINI: Program Studi KPI, Antara Harapan & Kenyataan Calon Mahasiswa Baru 2024

OPINI: Program Studi KPI, Antara Harapan & Kenyataan Calon Mahasiswa Baru 2024

Penulis: Riska Dewi Tasalisa (Mahasiswa Prodi KPI Univ. Iqra Buru) OPINI- Program Studi KPI (Komunikasi Penyiaran Islam) memiliki harapan dan

Keterlibatan Generasi Z Dalam Pemilu 2024

Keterlibatan Generasi Z Dalam Pemilu 2024

Oleh: M. Rusdi, S.Pd.,M.Pd. (Dosen Pendidikan Sosiologi, Universitas Iqra Buru) OPINI- Tinggal beberapa hari lagi kita akan menyaksikan proses pesta

OPINI: Ramadan di 2024, Apa Bisa Lebih Bermakna?

OPINI: Ramadan di 2024, Apa Bisa Lebih Bermakna?

Penulis: M. Rusdi (Dosen Pend. Sosiologi, Universitas Iqra Buru) OPINI- Bulan Suci Ramadan adalah bulan yang paling dinantikan oleh seluruh

2 Mei Sebagai Hari Pendidikan Nasional, Apa yang Perlu Berubah?

2 Mei Sebagai Hari Pendidikan Nasional, Apa yang Perlu Berubah?

Penulis: M. Rusdi, M.Pd. (Dosen Sosiologi Univ. Iqra Buru) OPINI- Adanya HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) adalah sebagai bentuk apresiasi untuk

Mahasiswa FPIK UNIQBU; Praktik Budidaya Rumput Laut Di Desa Persiapan Saliong

Mahasiswa FPIK UNIQBU; Praktik Budidaya Rumput Laut Di Desa Persiapan Saliong

BURU- Mahasiswa FPIK Univ. Iqra Buru melaksanakan kegiatan praktek budidaya rumput laut di Desa Persiapan Salihong. Kegiatan ini, bersamaan dengan

GPS Serahkan Jabatan Ketum PKN ke AU

GPS Serahkan Jabatan Ketum PKN ke AU

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika (GPS) membuat keputusan mengejutkan, Ia berencana menyerahkan jabatan ketua umum partainya

Tiga Ketua Program Studi UNIQBU, Berkunjung ke SMA Neg.5 Buru, Ada Apa?

Tiga Ketua Program Studi UNIQBU, Berkunjung ke SMA Neg.5 Buru, Ada Apa?

BURU- Menyambut penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2024-2025 Ganjil, Universitas Iqra Buru menurunkan tim sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ke berbagai